Friday, January 28, 2011

Mikrofon

Mikrofon merupakan jenis tranducer yang mengubah sinyal suara menjadi sinyal listrik.

Karakteristik mikrofon yang harus diperhatikan ketika akan memilih sebuah mikrofon, adalah :
  1. Prinsip cara kerja mikrofon
  2. Daerah respons frekuensi suara yang mampu di cuplik mikrofon
  3. Sudut atau arah pencuplikan mikrofon
  4. Output sinyal listrik yang dihasilkan mikrofon
  5. Bentuk fisik mikrofon

Polarity Pattern - Polarity pattern merupakan jangkauan mic terhadap sinyal-sinyal yang ditangkap, adapun pola kerja pattern tersebut adalah sebagai berikut :
1. Omnidirectional Microfon
Menangkap suara dari berbagai arah.







2. Bidirectional Microfon
Mikrofon jenis ini mampu menangkap suara secara baik dari 2 arah sekaligus. Bisa dibayangkan jika 2 orang yang mengobrol dan sebuah bidirectional microfon diletakkan di antara mereka.



3. Unidirectional Microfon
Memiliki kepekaan yang tinggi untuk menangkap suara dari satu arah.



Jenis mikrofon
1. Mikrofon kapasitor
Mikrofon jenis ini adalah mikrofon yang terbuat dari sebuah diafragma berbahan logam, digantungkan pada sebuah pelat logam statis dengan jarak sangat dekat, sehingga keduanya terisolasi dan menyerupai bentuk sebuah kapasitor. Adanya getaran suara mengakibatkan diafragma bergerak-gerak. Diafragma yang bergerak menimbulkan adanya perubahan jarak pemisah antara diafragma dengan pelat statis sehingga mengakibatkan berubahnya nilai kapasitansi.



Mikrofon kapasitor ini memerlukan tegangan DC konstan yang dihubungkan ke sebuah diafragma dan pelat statis melewati sebuah resistor beban, sehingga tegangan mikrofon dapat berubah-ubah seiring perubahan tekanan udara yang terjadi akibat getaran suara.

0komentar:

Iklan Sahabat

Photobucket