Thursday, October 27, 2011

Penggunaan Alat Ukur Intensitas Suara (SLM)

Tingkat kekuatan atau kekerasan bunyi diukur dengan alat yang disebut Sound Level Meter. Alat ini terdiri dari, mikrofon, amplifier, weighting network dan display dalam satuan desibel (dB). SLM biasanya dilengkapi dengan bobot pengukuran A (dBA), B (dBB), dan C (dBC). 

Cara penggunaan SLM, antara lain :
1. Agar pengukuran stabil, SLM sebaiknya dipasang pada tripod karena lebih stabil dibandingkan dengan yang dipegang oleh tangan operator. Posisi operator yang terlalu dekat dapat mengganggu penerimaan bunyi. Selain itu peletakan SLM pada papan, seperti meja atau kursi, juga dapat mengurangi kesahihan hasil pengukuran karena sarana tersebut akan memantulkan bunyi yang diterima.
2. Operator SLM setidaknya berdiri 0,5 meter dari SLM agar tidak terjadi efek pemantulan.
3. Untuk menghindari terjadinya pantulan dari permukaan disekitarnya, SLM sebaiknya ditempatkan pada posisi 1,2 meter dari atas permukaan lantai, 3,5 meter dari permukaan dinding.
4. Untuk pengukuran di dalam ruangan, SLM berada pada posisi 1 meter dari dinding pembentuk ruangan. Bila diletakkan dihadapan jendela maka jaraknya 1,5 meter dari jendela tersebut.
5. Untuk mendapatkan hasil pengukuran yang valid dan mampu mencatat semua fluktuasi bunyi yang terjadi, SLM dipasang pada posisi slow respons.

0komentar:

Iklan Sahabat

Photobucket